Berbagai cara telah ditempuh.
Berbagai usaha sudah dicoba.
Namun, semu tetap jawabannya.
Ya setidaknya saya telah mencoba.
Kemudian, ada yang meledak menghamburkan serta mengurai air mata.
Bercucuran pertanyaan demi pertanyaan yang seolah menyesali yang pernah diperbuat.
Saya bertahan untuk siapa?
Berusaha sendiri sungguh melelahkan.
Menyudutkan saya untuk pantas dipersalahkan.
Mungkin jalan terindah pun takkan terasa indah saat semua keadaan berbalik menyerang kepercayaan diri.
Dimana jawaban dari semua keadaan?
Saya ingin bertemu kemudian mendekap erat jawaban itu agar dapat meresap dalam setiap langkah.
Pelajaran apa yang bisa saya ambil dari perjalanan ini?
Saya hanya mendapat sesuatu yang membuat saya hancur dan makin rapuh.
Oh ya, ada yang bisa saya ambil pelajaran, yaitu tak perlu bertahan untuk kesemuan.
silahkan mampir dan maaf jika blog ini tidak bermanfaat, hehehehehe hanya curahan iseng pemilik :D
Senin, 28 Februari 2011
Rabu, 02 Februari 2011
Karena kenyamanan
Nyaman.
Suatu hal yang membuat semua yang kita lakukan didasari keikhlasan.
Nyaman.
Sesuatu yang mudah didapatkan namun sulit untuk ditemui.
Kenyaman itu juga yang bila kamu sadari buat aku terhenti dan tak mampu melangkah jauh ke depan tanpamu.
Kenyamanan itu pula yang jika kamu mengerti buat aku tak sanggup untuk menghapus semuanya tentangmu.
Sebegitu dahsyatnya rasa nyamanku terhadapmu.
Sebegitu hebatnya rasa takutku kehilangan kenyamanan itu.
Kamu buat aku tak mampu meninggalkanmu.
Kamu buat aku tak bisa kehilanganmu.
Dan kini aku hanya bisa berangan kamu takkan tinggalkan aku bersama rasa itu.
Selamat untuk keberhasilanmu meluluhlantahkan percaya diriku.
Aku kini hanya dapat berelegi bersama bayangmu.
Suatu hal yang membuat semua yang kita lakukan didasari keikhlasan.
Nyaman.
Sesuatu yang mudah didapatkan namun sulit untuk ditemui.
Kenyaman itu juga yang bila kamu sadari buat aku terhenti dan tak mampu melangkah jauh ke depan tanpamu.
Kenyamanan itu pula yang jika kamu mengerti buat aku tak sanggup untuk menghapus semuanya tentangmu.
Sebegitu dahsyatnya rasa nyamanku terhadapmu.
Sebegitu hebatnya rasa takutku kehilangan kenyamanan itu.
Kamu buat aku tak mampu meninggalkanmu.
Kamu buat aku tak bisa kehilanganmu.
Dan kini aku hanya bisa berangan kamu takkan tinggalkan aku bersama rasa itu.
Selamat untuk keberhasilanmu meluluhlantahkan percaya diriku.
Aku kini hanya dapat berelegi bersama bayangmu.
Minggu, 09 Januari 2011
berdamai dengan pandangan
Mungkin takkan ada kata sepakat,
mungkin takkan pernah ada lagi 'kita'
dan mungkin takkan pernah dimengerti apa yang berkecamuk dalam otakmu dan otakku.
Aku takkan pernah bisa menerjang persembunyianmu, kamu takkan pernah mengerti apa yang jadi pertimbanganku,
aku dan kamu berada pada ranah berbeda dan takkan pernah bisa menyatukan sifat kita yang bertolak belakang.
Aku salah dalam semua persepsimu, dan kamu keliru dalam perspektifku.
Kita takkan pernah mengerti dan kita tidak akan pernah damaikan pandangan kita masing-masing.
Bahagialah dengan pilihanmu.
Aku akan tetap mengenang semua yang pernah kita rangkai bersama.
mungkin takkan pernah ada lagi 'kita'
dan mungkin takkan pernah dimengerti apa yang berkecamuk dalam otakmu dan otakku.
Aku takkan pernah bisa menerjang persembunyianmu, kamu takkan pernah mengerti apa yang jadi pertimbanganku,
aku dan kamu berada pada ranah berbeda dan takkan pernah bisa menyatukan sifat kita yang bertolak belakang.
Aku salah dalam semua persepsimu, dan kamu keliru dalam perspektifku.
Kita takkan pernah mengerti dan kita tidak akan pernah damaikan pandangan kita masing-masing.
Bahagialah dengan pilihanmu.
Aku akan tetap mengenang semua yang pernah kita rangkai bersama.
Selasa, 14 Desember 2010
Tak dianggap
Eksistensi diri.
Setiap orang yang berada dalam kelompok maupun suatu lingkungan, pasti ingin diakui keberadaannya.
Namun apa yang terjadi jika nyatanya pengakuan itu tidak pernah didapat sama sekali?
Kecewa, tentunya.
Sedih, pastinya.
Bagaimana bisa bertahan ditengah komunitas itu jika pengakuan itu sendiri tidak pernah diraih.
Masih bisa dibilang merdeka?
Saya rasa itu keberadaan yang tergadai!
Setiap orang yang berada dalam kelompok maupun suatu lingkungan, pasti ingin diakui keberadaannya.
Namun apa yang terjadi jika nyatanya pengakuan itu tidak pernah didapat sama sekali?
Kecewa, tentunya.
Sedih, pastinya.
Bagaimana bisa bertahan ditengah komunitas itu jika pengakuan itu sendiri tidak pernah diraih.
Masih bisa dibilang merdeka?
Saya rasa itu keberadaan yang tergadai!
Minggu, 31 Oktober 2010
Apakah ini ?
Ya tuhan ...
Ini rasanya, ini sakitnya dan ini rapuhnya aku.
Sebegitu tak berhaknya kah aku meraih itu semua, hingga diperlakukan seperti ini.
Aku memang bukan sesuatu yang dapat membuat bangga tapi apa aku juga tidak pantas untuk sekedar mengenyam manis rasa itu.
Apa harus aku yang dipersalahkan ?
Apa harus selalu aku yang menanggung semuanya ?
Apa pernah aku menuntut sesuatu kepadanya ?
Sepengertian apapun aku, dia tidak melihat itu.
Seperhatian apapun aku, dia tidak merasakannya.
Lelah aku untuk selalu mengalah.
Lelah aku untuk selalu mengerti.
Aku pergi, seperti yang kamu mau !!
Semoga tidak akan pernah lagi aku temui jejakmu karena yang tersisa hanya perih, pedih dan semakin buat aku rapuh untuk menghadapi yang ada didepan !
Aku benci kamu, meski tidak pernah bisa begitu !!!
Ini rasanya, ini sakitnya dan ini rapuhnya aku.
Sebegitu tak berhaknya kah aku meraih itu semua, hingga diperlakukan seperti ini.
Aku memang bukan sesuatu yang dapat membuat bangga tapi apa aku juga tidak pantas untuk sekedar mengenyam manis rasa itu.
Apa harus aku yang dipersalahkan ?
Apa harus selalu aku yang menanggung semuanya ?
Apa pernah aku menuntut sesuatu kepadanya ?
Sepengertian apapun aku, dia tidak melihat itu.
Seperhatian apapun aku, dia tidak merasakannya.
Lelah aku untuk selalu mengalah.
Lelah aku untuk selalu mengerti.
Aku pergi, seperti yang kamu mau !!
Semoga tidak akan pernah lagi aku temui jejakmu karena yang tersisa hanya perih, pedih dan semakin buat aku rapuh untuk menghadapi yang ada didepan !
Aku benci kamu, meski tidak pernah bisa begitu !!!
Senin, 23 Agustus 2010
cara pandang cewe cowo (versi gue)
gue nulis notes ini berdasarkan pengamatan gue akhir akhir ini, baik gue ngerasain sendiri atau ngamatin dari orang sekitar ..
Cara pandang cewe dan cowo, baru he'eh gue kalo ternyata pemikiran cewe dan cowo itu beda bahkan suka bertolak belakang.
Gimana ga, suatu saat gue ada masalah yang ngelibatin perasaan dan pendapat dari 2 makhluk berbeda gender.
Saat gue nanya dan minta pendapat sama temen cewe gue, tentunya mereka setuju dan nilai apa yg gue lakuin itu wajar.
Tapi lain halnya saat gue nanya sama temen cowo gue, dia bilang kalo apa yg gue lakuin itu emang ga bisa diterima sama sebagian besar cowo, dan gue diharuskan minta maaf.
Setelah gue telaah lebih dalam lagi, gue mutusin buat minta maaf dan coba buat nganalisis lagi apa yang melatar belakangi perbedaan ini.
Yaa gatau bener atau ga ya, tapi gue ngambil kesimpulan kalo apa yang dilakuin cowo itu kadang karna emosi sesaat bahkan terkadang mereka memutuskan sesuatu karna obsesi dan ambisi ga penting mereka (yang mungkin mereka anggap penting).
Maaf sebelumnya untuk makhluk yang diciptain buat slalu jadi imam keluarga ini, ga maksud buat menjatuhkan atau memvonis kalian.
Ini cuma pandangan dari gue yang baru belajar tentang perbedaan dan belum tau banyak tentang pribadi dari tiap cowo.
Bedanya dgn cewe, meski terkesan cengeng, perasa dan lemah, cewe malah sering ngambil keputusan dgn perasaan dan memikirkan dampaknya buat orang lain, meskipun kadang analisisnya ga tepat seengganya cewe selalu berpikir panjang ke depan tanpa emosi apalagi obsesi dan ambisi ..
Tapi, ga bisa dipungkiri kalo cewe sama cowo itu diciptain buat hidup berdampingan, saling mengisi dan mengingatkan.
Jadi, keduanya harus mempunyai hub yg komplementer dan yang pasti saling membutuhkan.
Ga ada cewe yg ga butuh cowo dan bohong banget kalo cowo ga butuh cewe, finally .. Ayo dong boy lebih peka dikit lah sama perasaan cewe ..
Makasih
Cara pandang cewe dan cowo, baru he'eh gue kalo ternyata pemikiran cewe dan cowo itu beda bahkan suka bertolak belakang.
Gimana ga, suatu saat gue ada masalah yang ngelibatin perasaan dan pendapat dari 2 makhluk berbeda gender.
Saat gue nanya dan minta pendapat sama temen cewe gue, tentunya mereka setuju dan nilai apa yg gue lakuin itu wajar.
Tapi lain halnya saat gue nanya sama temen cowo gue, dia bilang kalo apa yg gue lakuin itu emang ga bisa diterima sama sebagian besar cowo, dan gue diharuskan minta maaf.
Setelah gue telaah lebih dalam lagi, gue mutusin buat minta maaf dan coba buat nganalisis lagi apa yang melatar belakangi perbedaan ini.
Yaa gatau bener atau ga ya, tapi gue ngambil kesimpulan kalo apa yang dilakuin cowo itu kadang karna emosi sesaat bahkan terkadang mereka memutuskan sesuatu karna obsesi dan ambisi ga penting mereka (yang mungkin mereka anggap penting).
Maaf sebelumnya untuk makhluk yang diciptain buat slalu jadi imam keluarga ini, ga maksud buat menjatuhkan atau memvonis kalian.
Ini cuma pandangan dari gue yang baru belajar tentang perbedaan dan belum tau banyak tentang pribadi dari tiap cowo.
Bedanya dgn cewe, meski terkesan cengeng, perasa dan lemah, cewe malah sering ngambil keputusan dgn perasaan dan memikirkan dampaknya buat orang lain, meskipun kadang analisisnya ga tepat seengganya cewe selalu berpikir panjang ke depan tanpa emosi apalagi obsesi dan ambisi ..
Tapi, ga bisa dipungkiri kalo cewe sama cowo itu diciptain buat hidup berdampingan, saling mengisi dan mengingatkan.
Jadi, keduanya harus mempunyai hub yg komplementer dan yang pasti saling membutuhkan.
Ga ada cewe yg ga butuh cowo dan bohong banget kalo cowo ga butuh cewe, finally .. Ayo dong boy lebih peka dikit lah sama perasaan cewe ..
Makasih
Sabtu, 17 Juli 2010
Makna dari sebuah kebahagiaan
Setiap manusia pasti pernah merasakan kebahagiaan, entah disebabkan oleh apa yang membuat semangat hidup berkobar bagaikan bara api ..
Yang pasti, bahagia selalu menjadi tujuan hidup.
Tapi pernah ga kalian bahagia karena kebahagiaan orang lain ?
Bahagia karena orang yang kita sayang bahagia dalam keterpurukan kita ?
Berat rasanya mengungkapkan itu, tapi apa daya karna ternyata memang bahagia yang terpancar dari hal itu.
Taukah itu karena apa ?
Karena keikhlasan, keikhlasan melihat orang yang kita sayang bahagia .. Walau bersama orang lain, bayangkan orang lain bukan kita !!
Meskipun begitu banyak makna terkandung dalam kebahagiaan itu :
1. Kita belajar untuk ikhlas dan mengikhlaskan.
2. Kita berhasil meredam keegoisan kita.
3. Kita memperkaya hati dan mampu menguasai perasaan kita.
Maka bersyukurlah karena kita diberikan kesempatan untuk merasakan kemuliaan hati walau sedikit :)
keep smiling ♥☺
Yang pasti, bahagia selalu menjadi tujuan hidup.
Tapi pernah ga kalian bahagia karena kebahagiaan orang lain ?
Bahagia karena orang yang kita sayang bahagia dalam keterpurukan kita ?
Berat rasanya mengungkapkan itu, tapi apa daya karna ternyata memang bahagia yang terpancar dari hal itu.
Taukah itu karena apa ?
Karena keikhlasan, keikhlasan melihat orang yang kita sayang bahagia .. Walau bersama orang lain, bayangkan orang lain bukan kita !!
Meskipun begitu banyak makna terkandung dalam kebahagiaan itu :
1. Kita belajar untuk ikhlas dan mengikhlaskan.
2. Kita berhasil meredam keegoisan kita.
3. Kita memperkaya hati dan mampu menguasai perasaan kita.
Maka bersyukurlah karena kita diberikan kesempatan untuk merasakan kemuliaan hati walau sedikit :)
keep smiling ♥☺
Langganan:
Postingan (Atom)