Setiap orang pasti pernah dan ingin ngerasain jatuh cinta. Jatuh cinta gak cuma bisa terjadi pada lawan jenis aja kan, tapi bisa jatuh pada sesuatu yang lain juga. Kali ini gue mau cerita tentang jatuhnya cinta gue pada sesosok makhluk imut yang malang.
Bari saat pertama datang
November 2014 lalu, ada seekor anak kucing yang malang dateng ke rumah gue. Kondisinya cukup mengenaskan, mata sebelah kanannya terdapat benjolan yang cukup besar dan akan sangat menyeramkan kalo gue jelasin secara detail. Dia gak banyak bersuara alias 'ngeong...ngeong' kayak kucing yang lainnya dan gak seaktif anak kucing lainnya. Bulunya bagus, cuma agak kusut dan kurus.
Pada saat itu gue langsung suka sama dia. Mungkin lebih besar kasiannya sih daripada sukanya. Saat Mama gue liat dia, Mama langsung suka sekaligus shock liat mata kanannya. Adik dan Ayah gue juga punya respon yang sama pas liat anak kucing itu.
Keadaan mata Bari hampir tidak ada perubahan
sebelum dan setelah memakai air rebusan daun sirih
Hal pertama yang gue lakuin ke anak kucing itu adalah ngasih susu dan ayam ke dia. Gue sempet nge-searching gimana cara ngobatin matanya, karena gue gak punya budget buat bawa ke dokter. Ada sebuah blog yang bilang suruh kasih air rebusan daun sirih ke matanya, maka segeralah Mama gue buatin rebusan daun sirih. Tapi gak ada perubahan besar buat matanya, karena fungsi air rebusan daun sirih itu buat anak kucing yang matanya belekan. Sedangkan anak kucing itu keadaanya lebih parah dari belekan.
Karna waktu itu gue masih sering mundar-mandir ke kampus buat ngurusin wisuda, gue ketemu sama temen gue pecinta kucing. Gue ceritain tentang keadaan anak kucing itu, dia nyaranin buat ngasih salep mata. Kucing deket rumahnya juga pernah ada yang punya kondisi sama, trus dia kasih salep mata dan bisa mengecil.
Bari, Karakter di Skripsi gue
Sampe di rumah ternyata ada keponakan gue, dia suka juga sama anak kucing itu dan berinisiatif untuk ngasih nama. BARI! Begitu dia mengusulkan namanya. Gue udah jelasin kalo anak kucing ini betina, tapi dia tetep mau ngasih nama Bari karena mirip sama karakter kartun yang gue buat saat skripsi. Oke, sepakat kasih nama dia Bari.
Sorenya, gue sama ade gue ke mini market buat jajan pesenan keponakan gue sekaligus nyari salep mata, tapi gak ada. Iyalah gak ada, nyari ice cream baru ada di mini market, kadang-kadang suka gak mikir nih gue, Hahahaha... Yaudah, pulangnya sekalian mampir ke Apotik buat beli salep mata itu. Udah dapet, gue segera pakein ke Bari. Alhamdulillah dalam waktu kurang lebih sebulan, mata Bari udah mulai mengecil dan ukurannya sama kaya mata sebelah kirinya. Dan gue sampe sekarang gak tau apa penyebab matanya bisa kayak gitu.
Bari dalam masa pengobatan
Bari yang mulai membaik
Seiring waktu, gue dan keluarga jatuh cinta sama Bari dan makin bertambah cinta saat Bari mulai aktif bercanda walaupun masih jarang 'ngeong'. Bari 'ngeong' cuma saat dia lapar dan minta dibukain pintu. Syukurnya, Ayah dan Mama gue mau berbaik hati buat beliin makanan kucing tiap bulannya, dan berharap Bari sehat selalu.
Pernah Mama bercanda, mau ganti bari dengan kucing yang lebih bagus. Serempak gue dan ade gue bilang ENGGA! Gue bilang, "mau kucing lain matanya dua atau tiga sekalipun gak mau!" Mama gue cuma ketawa.
Bari Marihong alias Riri sekarang
Jatuh cinta itu sederhana dan engga pernah menimbang tentang kondisi lain di sekitar ya. Nikmatin aja saat cinta sudah jatuh pada sesuatu.
Foto-foto bari lainnya bisa dilihat di akun instagram gue @snovizah
Siapa
yang gak tahu Running Man? Untuk para penggemar korea pasti tahu tentang
variety show yang satu ini. Tayang perdana pada tahun 2010, hampir 5 tahun ini Running
Man sudah mampu menyebarkan virusnya ke seluruh penjuru dunia.
Yang
belum tahu apa itu Running Man, mari sedikit gue paparkan acara yang di gawangi
oleh MC+Comedian—Yoo Jaesuk, Penyanyi—Kim Jong Kook, MC+Comedian—Jee Seok Jin,
Rapper—Kang Gary, Penyanyi—Ha dong Hoon (Haha), Aktor—Lee Kwang Soo dan Aktris—Song
Ji Hyo. Selain itu, Aktor—Song Joong Ki dan Member
Girl Band After School—Lizzy juga pernah menjadi anggota Running Man di
formasi awal.
Member Running Man Formasi Awal
Running
Man adalah variety show yang mengharuskan para anggotanya menyelesaikan berbagai
misi yang berbeda pada setiap episodenya. Jika judul dari acara ini di artikan
maka memiliki arti Laki-laki yang berlari, meskipun ada anggota perempuan dalam
formasinya. Ya, para anggota memang dituntut untuk berlomba secepat mungkin
untuk menyelesaikan misi yang diberikan untuk mendapat petunjuk yang nantinya
dapat membantu mereka di misi terakhir. Running Man juga sering mengundang guest atau bintang tamu bahkan hampir di
setiap episodenya untuk meramaikan acara ini.
Selama
mengudara, Running Man beberapa kali mengubah konsep games mereka. Awalnya, Running Man mempunyai konsep yang
mengharuskan anggotanya ‘di tahan’ dalam gedung selama satu malam untuk
menyelesaikan misi, dan bagi tim yang gagal menyelesaikan misi akan diberikan
hukuman. Kemudian konsep Running Ball, yaitu bagi para anggota yang dapat
menyelesaikan misi akan mendapatkan Running Ball dengan nama mereka yang akan
di undi di akhir misi. Bagi anggota yang Running Ball bertuliskan namanya tidak
keluar akan mendapatkan hukuman. Berbeda dengan hukuman sebelumnya, kali ini
hukuman untuk para anggota dan guest
adalah menggunakan hotpants dan
berkeliling lokasi yang sudah ditentukan. Saat ini, konsep tersebut sudah tidak
digunakan. Belakangan, konsep hukuman justru diganti dengan hadiah berupa uang
ataupun emas untuk anggota yang dapat menyelesaikan misi paling cepat.
Misi Running Man episode 1
Untuk
tema sendiri, Running Man termasuk acara yang sangat kreatif mengemas setiap games yang dimainkan. Temanya sendiri
terkadang diadaptasi dari film atau drama korea maupun film luar korea. Sedangkan
misi yang diberikan, Running Man sangat terkenal dengan misi Ripped Nametag.
Gue
sendiri pertama kali nonton Running Man sekitar akhir tahun 2011, dan widi (temen
kuliah gue) adalah orang yang pertama kali ngenalin gue dengan variety show
ini. Awalnya, gue adalah salah satu orang yang dibilang anti...sih juga engga,
tapi kurang menyukai hal yang berbau Korea gitu. Awalnya pun gue gak begitu
tertarik sama acara ini, tapi karna anggotanya lucu-lucu dan games yang mereka
mainin pun sangat menarik, jadilah gue mengikuti acara ini. Kegilaan gue makin
menjadi saat dua sepupu gue yang notabene-nya emang k-popers banget juga nonton
acara ini.
Oh
ya, Running Man juga pernah datang ke Indonesia untuk tema Asian Dream Cup pada
episode 200. Mereka juga menyelesaikan misi di Taman Safari, Bogor sebagai
hukuman karna tidak dapat menyelesaikan misi saat ADC. Park Ji sung adalah guest special untuk setiap tema ADC.
Sayangnya pada episode ini, tidak ada anggota yang melakukan misi Sky Diving di Indonesia, jika iya maka
hal itu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan dalam sejarah panjang
Running Man.
Gue
pribadi, sangat menikmati episode Running Man yang misinya sangat extreme. Bungee Jumping di Macau salah satunya. Dan
Song Ji Hyo merupakan anggota yang tidak bisa di anggap enteng meskipun satu-satunya
anggota perempuan di Running Man. Flying chair,
Blob Jump, Loncat dari platform Kolam
renang setinggi 10m, gue berharap juga bisa melakukan hal extreme itu. Hehehe...
Song Ji Hyo saat melakukan Bungee Jumping di Macau pada episode 133
Blob Jump, salah satu misi Running Man
Selain
datang ke Indonesia saat ADC, Beberapa anggota Running Man juga pernah
mengadakan Fan Meeting yang
bertemakan Race Start Season 2 in
Indonesia pada oktober 2014 lalu. Hanya saja, Yoo Jaesuk dan Kang Gary
tidak bisa hadir karena pekerjaan lain. Sebagai penikmat acara ini, gue sangat
berterima kasih sekaligus salute
kepada para anggota Running Man dan staff yang rela melakukan serta membuat misi yang gak biasa SETIAP
MINGGU untuk menghibur para penggemarnya. Hal ini membuat mereka pantas
mendapatkan penghargaan lebih dari kata ‘TENAR’ ataupun ‘TERKENAL’ ataupun semacamnya.
Di
episode 214, anggota Running Man juga membuat lagu yang ditujukan untuk para
Runners (Fans Running Man) yang selalu mendukung mereka. Isi dari lirik lagu
yang mereka ubah pun akan terasa mengharukan bagi orang yang terlibat secara
emosional dengan acara ini. Salah satunya gue, hahaha :’)
Running Man Member saat menyanyikan lagu untuk para fansnya
Sebenernya
gue masih mau menjabarkan satu per satu para anggota Running Man. Cuma karena
postingan ini udah terlalu panjang, maka sampai ketemu di postingan Running Man
part 2 ya hahaha. Jangan lupa buat nonton Running Man ya. Tayang setiap hari
Minggu jam 19:17 KST atau jam 17:15 WIB. Caranya, bisa streaming atau download
di kshownow setiap selasa atau bisa juga download raw version di idws, kaskus,
dan blog yang udah bisa di unduh minggu malam. Eh iya, setiap sabtu dan minggu
Rajawali Televisi (RTV) juga nayangin Running Man loh. Bye bye
Tahun ini akan dibuka dengan postingan tentang kegilaan gue belakangan ini. Mengisi "liburan" yang terpaksa belum diakhiri, gue ngisi waktu dengan banyak nonton. Ya... gak jauh-jauh dari anime, film jepang, drama korea dan variety show korea. Kenapa gak jauh-jauh dari itu? Karena pensupply gue penggemar konten itu. Oke fix, kita akhiri curhatan gue selama liburan.
Kali ini, gue mau mengulas tentang salah satu favorit gue di variety show korea. KIM JONG KOOK? Na na... kali ini bukan ajusshi menggemaskan itu. Tapi cowok menggemaskan lainnya yang udah merebut separuh hati gue. ahahaha, bahkan ini bukan satu cowok... melainkan tiga cowok! (rakus banget yak. hehehe)
Berawal dari berlangganan tv berbayar, gue sering stay tune disalah satu stasiun televisi korea. Nah, dari situlah gue dipertemukan dengan salah satu variety show yang menampilkan kebersamaan sang Ayah dan anak tanpa ibu mereka selama dua hari. waktu berlalu, banyak member dari acara itu yang berganti. Sampai datanglah tiga pujaan hati gue yang langsung memikat dan gak membiarkan gue untuk berpindah hati, hahahaha. (yang ini lebay)
Well, gue perkenalkan mereka (walau sebagian pasti udah pada tau). Mereka adalah SONG TRIPLETS. Song Triplets terdiri dari Song Daehan, Song Minguk dan Song Manse, mereka anak dari aktor Song Il Kook dan Hakim Pengadilan Tinggi, Jeong Seung Yeon. Mereka lahir pada 16 Maret 2012. Kalau umur Korea, mereka maret nanti 4 tahun.
(Kiri ke Kanan) Manse, Minguk, Daehan
Meskipun mereka kembar tiga, tapi sifat mereka tidak selalu sama. Dengan senang hati, Ayo kita ulas......
Daehan sebagai anak yang lahir pertama, punya sifat layaknya seorang kakak. Cool, perhatian dan pada beberapa episodenya menunjukkan ketertarikan pada kamera dan ikan. Daehan cenderung lebih pendiam dari kedua saudaranya, dan clueless dalam soal mengingat sesuatu. Contohnya saat episode mereka ke dokter, daehan gak inget itu tempat apa sedangkan kedua saudaranya udah nangis bersahut-sahutan, hehehe. tapi pada episode ke dokter berikutnya, daehan menunjukkan sikap kalo dia emang benar-benar sulung dari tiga bersaudara itu. Dia memberanikan diri untuk di suntik tanpa ditemani Ayahnya, oh iya, Daehan juga selalu jadi penjaga tas Ayahnya. Uhhh... Pinter banget :D
SONG DAEHAN
Minguk, lahir sebagai anak kedua yang memiliki sifat periang. Disetiap episodenya, minguk selalu menebar aegyo yang bikin pemirsanya geregetan. Mingguk juga hobi nyanyi dan sangat cepat mengingat sesuatu. Seperti yang diceritakan sebelumnya, Minguklah yang pertama kali mengenali tempat praktek dokter dan gak berhentinya menangis. Dia juga banyak hafal lagu anak-anak dan bernyanyi dengan suka hati dimanapun berada. Selain itu, Minguk juga suka banget makan. Semuanya masuk dalam sekali suap. Oh iya, minguk juga sering bangun lebih awal dari saudara-saudaranya, termasuk Ayahnya sendiri. Dengan pinternya, dia bermain sendiri sampai semuanya bangun. Ah... geregetan deh, Minguk paling sering terlihat bercanda dengan adik kembarnya dan memperlakukan kakak kembarnya dengan hormat dan sayang. cute :3
SONG MINGUK
Manse. Bungsu ini dikenal sebagai free-spirit. Dia juga Car Fetish, hal itu terbukti kalo manse ketemu sama hal-hal yang berbau mobil atau yang mereka sebut beppp beppp... Pernah beberapa kali, manse mengambil alih tempat Ayahnya untuk memegang kendali mobil. Untungnya mobil sudah dalam keadaan berhenti dan mati. Manse juga pemberani, saat bermain di lumpur, hanya manse yang berani untuk kotor-kotoran dan berburu kepiting. Selain itu, saat mengunjungi Sarang (salah satu member juga) di Jepang, Manse yang pertama kali berani mendekat dengan kyoro-- anjing peliharaan Sarang, meskipun akhirnya ketakutan seperti yang lain. hihihi.... Beberapa kali, manse juga menunjukkan sikapnya sebagai si bungsu, Manse sering sekali meng-copy apa yang dilakukan oleh kedua kakaknya, selain itu Manse juga kerap kali mendapat perlindungan dari ke dua saudara kembarnya.
SONG MANSE
Selain dari tingkah ketiganya yang menggemaskan, gue juga salute sama cara asuh dari Song Il Kook dan istri, mereka mendidik ketiganya untuk disiplin dan saling menyayangi serta membantu satu sama lain. Kayak mereka gak memberikan ketiganya mainan banyak, selain itu hanya memberikan mainan yang menggunakan tubuh mereka. Cara mendisiplinkan mereka ketika berantem atau sedikit membangkang juga keren. Yaitu memisahkannya ke tempat berbeda dan menasehati serta beberapa kali diberi peringatan. Efeknya pun bisa dilihat dari setiap episode, ketiganya tumbuh saling melengkapi, membantu dan menyayangi.
Daehan, Minguk, Manse berpegangan tangan tanpa sepengetahuan Ayahnya yang sedang memotret
Eh iya, hampir lupa. Song Triplets juga punya lagu theme song. Judulnya Triplets Song(sessangdungi song) atau Haengbok Hagil Barae yang dinyanyiin sama Sin Jae Yeon dan Kim Tae Hee. Lucu dan enak lagunya, Liriknya simpel dan Song Triplets banget.
Masih banyak banget yang mau gue ceritain tentang mereka dan member lainnya diacara itu yang gak kalah menggemaskan, tapi kayaknya bisa dicari tau sendiri di program mereka deh. hehehe, semoga mereka tetap tumbuh mengagumkan ya... dan gue punya satu kayak mereka. ahahahaha. Sampai ketemu dilain postingan yaaaa...
gambar song triplets yang gue buat... (masih belajar jadi harap maklum)
Halooo~
Apa kabar?
Akhir-akhir ini merupakan waktu yang cukup berat untuk dilalui ya?
Semoga proses ini membuat semuanya lebih baik lagi. SELAMAT NAIK KELAS di sekolah kehidupan :)
Ternyata, saya sudah sampai pada kewajiban terakhir sebagai seorang Mahasiswa di tahun ini. Berikut perancangan skripsi aplikatif saya yang mengangkat tema kebersihan diri pada anak usia dini melalui permainan edukasi game board "Petualangan Menuju Sekolah".
Jika
kita sebuah rumah, maka akan selalu ada cara untuk menemukan jalan pulang.
Tapi,
pernahkah kita berpikir tentang sejauhmana telah tersesat dan berusaha
menemukan jalan pulang?
Ada
banyak jawaban tentang itu.
Usaha
yang kurang maksimal atau kita bukan jalan pulang dan memang tidak pernah ada
jalan pulang untuk kita.
Berhenti
berpura-pura kalau kita baik-baik saja.
Kebosanan
mungkin saja sedang melingkupi kita, atau memang kita yang membosankan?
Cobalah
untuk jujur satu sama lain.
Jangan
beranggapan takut menyakiti, bukankah ini lebih menyakitkan?
Mengabaikan
atau diabaikan?
Kita
berada di dunia antara yang penuh dengan situasi atau.
Cukupkan
mengira-ngira, pilihannya hanya ada maju atau mundur.
Jika
kata nyaman tidak pernah teridentifikasi dari kita, bukankah lebih baik kita
berjalan masing-masing?
Apa
yang dicari dari ketidaknyamanan?
Nyatanya,
akan selalu ada kata kurang dalam makna lain dari melengkapi.
Namun,
jika kita terus menerus bersikap kekanak-kanakan. (Si)apa yang akan
mendewasakan?
Ketika
keadaan yang diharapkan untuk langkah kita ke depan dipaksa stagnan karena
keadaan lain, masih bisa kita mengharapkan sesuatu yang tidak terencana?
Pada
tahap ini, selalu ada yang tersisih dan menyisihkan.
Tidak
perlu memaksakan untuk tetap kita, bebaskan saja kekang yang mungkin secara
tidak sadar tercipta.
Kita
tidak akan pernah menciptakan pondasi rumah yang kuat, jika bahan-bahan yang di
cicil hanya ketidak percayaan, umpatan, ketidak nyamanan, ketidak jujuran dan
lainnya yang semakin menyatakan bahwa kita hanya rumah fatamorgana. Sebatas
ilusi yang kita ciptakan sendiri.
Pada
batas ini, apakah kita jalan pulang?
Kalau tidak, bukankah
belum terlambat untuk membangunnya?