Senin, 30 April 2012

KEPO

Ah, kadang KEPO itu memberi dampak yang berkepanjangan ya.
Untuk pertama kalinya gue ngepo-in orang yang notebenenya gue emang ngefans dan buat gue kucar-kacir menertibkan perasaan gue.
Bener nih kata Fahd Djibran di blognya Sejenis ~ "Perasaan adalah dimensi ‘paling lembut’ sekaligus ‘paling keras’ yang dimilki manusia."
this! Penampakannya:




Biodata:
Nama: Prattyoda Bhayangkara (Oda)
TTL: Kebumen, 9 Februari 1987
Alamat: Jl. HM. Sarbini 76, Prumpung, Kebumen
Pendidikan: ISI Yogyakarta (2005)
Musisi Favorit: John Mayer, Steven Tyler, Jim Morrison
  
Terima kasih kepada pihak-pihak yang ga bisa gue sebutin satu persatu yang mendukung gue buat ngepo-in Oda.

Seharusnya, gue ga boleh kayak gini nih, kasian jantung gue kalo di biarkan terus mengikuti rhytme nyanyian hati (#eaaa azeeeeek) hahahaha.
ternyata,  Oda bukan hanya bernyanyi di layar televisi. tapi juga dihatiku. *mulai randomnya.
Tidak boleh berlebihan. Hal yang berlebihan akan menimbulkan sesuatu yang berlawanan. Jadi, Sewajarnya aja (˘_˘")
 

Sampai Kapan?


"Kapan terlepas dari belenggu masa lalu?
Lihat, bunga yang menemani di masa itu, kini sudah digantikan oleh bunga lain yang tak kalah indahnya.
Untuk apa menangis, sedangkan yang kau tangisi sedang menikmati keelokkan senja bersama yang lain. Untuk apa bersedih?
Mengapa tidak kau teruskan saja jalanmu, meski dipenuhi kerikil tetapi itu pasti.
Dia takkan kembali, bahkan hanya untuk menengokmu.
Kamu sia-siakan waktu yang kelak akan menjadi sejarah ini hanya untuk memantaunya, melihat dia memamerkan kemesraannya. Tidak kah kamu jera?
Jika kamu anggap semua kebahagiaan hanya bersamanya, 'Burung kecil' mana yang mengabarkannya?
Jangan buat orang lain menunggu, mulailah membuka diri untuk suatu perubahan."

Tetesan air hujan seketika menyadarkanku yang sedang bercermin di dalam air.

Sabtu, 21 April 2012

Senja sore ini

Aku tidak menikmati senja hari ini.
Entah karena apa, tapi hari ini cukup membuatku menggigil.
Akhir-akhir ini cuaca begitu extreem.
Aku dengar, sekitar 4 KM dari rumahku ada yangg tewas tersetrum tiang listrik yang ambruk akibat angin puting beliung.
Belum lagi pohon-pohon yang tumbang, atau jembatan-jembatan yang enggan lagi berdiri tegak. Kekhawatiranku.
***
Banyak hal yang aku khawatirkan dan harapkan awal tahun ini. Banyak sekalii.
Mulai dari kegalauanku tenttang nilai kuliah. Karena harus kalian tahu, entah mengapa semester ini begitu berat. Dari banyak segi, semangat, tim pengajar dan kriteria penilaiannya juga ilmu yang aku dapatkan.
Huh, belum lagi harapanku yang aku yakin asisten Tuhan kerepotan menyampaikannya.
Meski begitu, aku yakin Tuhan profesional dan akan mengabulkannya.
Jangan lupa Tuhan, Lindungi Mama dan semua keluargaku.
***
Aku masih berharap senja kemarin datang lagi esok hari, menghapuskan kegelisahan yang mungkin bukan hanya aku saja yang rasa.Berikan tiupan angin yang semilir menerbangkan helai rambutku, mengikut sertakan hatiku. Bukan tiupan yang memorak porandahkan puing-puing atau apapun yang melukai.
***
Senja kemarin sudah datang bersama hujan. Indah sekali, aku suka.
Mungkin aku akan pergi bersamanya.
Membebaskan semua rasa yang sudah lama terkukung oleh ini itu yang memuakkan.
Rasakan saja, nikmati saja.

Jakarta, Januari 2012

Selasa, 17 April 2012

Sapaan Hujan

hai... lama tak bersua.
bernego dengan segala tugas dan mengabaikan waktu yantg berjalan.
hari ini hujan cukup deras. aku terjebak didalamnya.
bahkan untuk memposting entrian baru ini pun aku "numpang" di tempat makan cepat saji.
hujan, senja biarkan selalu menjadi penyapa yang indah :)