Rabu, 20 Juli 2011

Kicauan tak berarti

Bersikap adil bukanlah hal yang mudah.
menimbang-nimbang perlakuan orang lain terhadap yang lain.
betapa nyatanya perbedaan itu, amat pekat sampai dapat membuat yang berbeda itu jatuh dalam kepenatan tak terprediksi.

Manusia terlahir didunia ini secara alami, langsung dari pencipta tanpa bisa tawar menawar.
namun, hal ini yang akhirnya membuat manusia-manusia itu memberi penilaian subyektif yang kemudian menghadirkan kebencian itu.

Bagaimana tidak, kamu akan dapat perhatian lebih karena kamu cantik,
kamu akan didahulukan karena kamu ganteng,
kamu akan selalu dihargai karena kamu indah.

Hei... penilaian macam apa itu?
Bukankah itu sama saja mengingkari penciptaan tuhan?

Sudah, sudah, cukup!
Aku cukup muak melihat ketidak berimbangan itu.
sulit memang menyadarkan pemikiran bodoh itu.
biarkan kini aku dipragmatiskan dengan keadaan itu.
aku sudah lelah memberontak.
semakin berontak, semakin sesak.

Entah sekarang aku menunggu apa.
Mungkin mati!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar